Palu – Jabatan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu resmi berganti. Musthofa Anwari kini menjabat sebagai Kepala BBPOM di Palu menggantikan Mardianto dalam prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Aula Posintomu, Kantor BBPOM di Palu, Jumat (10/7/2026).
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, yang mewakili Wali Kota Palu, bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan para tamu undangan.
Prosesi sertijab diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan penyerahan memori jabatan serta cendera mata sebagai simbol estafet kepemimpinan di lingkungan BBPOM di Palu.
Mardianto selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM di Pangkalpinang.
Dalam sambutan perdananya, Musthofa Anwari menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadapi tantangan pengawasan obat dan makanan yang semakin kompleks.
Menurutnya, sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, aparat penegak hukum, instansi vertikal, perguruan tinggi, organisasi profesi, pelaku usaha, media massa hingga masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengawasan.
"Tantangan pengawasan obat dan makanan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, hanya melalui kolaborasi yang erat kita dapat mewujudkan perlindungan masyarakat secara optimal," ujar Musthofa.
Ia juga menyatakan akan melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menerapkan pengawasan berbasis risiko, serta membangun tata kelola organisasi yang transparan, adaptif, dan akuntabel.
Selain itu, Musthofa mengajak seluruh jajaran BBPOM di Palu untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas serta menjaga semangat kebersamaan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Musthofa mengaku bersyukur dapat kembali mengabdi di Kota Palu. Ia menyebut Sulawesi Tengah memiliki nilai emosional tersendiri karena menjadi daerah pertama tempat dirinya bertugas setelah diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Badan POM.
Sementara itu, kehadiran Sekretaris Daerah Kota Palu menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Palu untuk terus memperkuat sinergi dengan BBPOM dalam meningkatkan pengawasan obat dan makanan, menjaga kesehatan masyarakat, serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas melalui kolaborasi lintas sektor.

Posting Komentar