KLM Nur Ainun Balqis Tenggelam di Selat Makassar, Dua Korban Belum Ditemukan

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu resmi menghentikan operasi pencarian terhadap dua korban hilang dalam musibah tenggelamnya kapal KLM Nur Ainun Balqis di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Kapal yang mengangkut 5 orang itu tenggelam setelah dihantam ombak besar pada 14 Februari 2026 saat berlayar dari Pelabuhan Nunukan menuju Pelabuhan Orange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Kronologi Kejadian

KLM Nur Ainun Balqis berangkat pada 12 Februari 2026 pukul 02.00 WITA dari Nunukan. Setelah memasuki perairan Selat Makassar, kapal diterjang gelombang besar pada 14 Februari 2026 pukul 03.00 WITA, menyebabkan kapal oleng dan tenggelam pada koordinat:

0°0'30.30"S – 119°17'6.42"E, sekitar 52 mil laut dari Dermaga KN SAR Baladewa.

Lima penumpang melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Pada 15 Februari 2026 pukul 20.00 WITA, nelayan mitra dari Donggala menemukan 3 korban dalam keadaan selamat, sedangkan 2 orang lainnya masih hilang.

Pelaksanaan Operasi SAR

Operasi SAR memasuki hari ke-7 pada 22 Februari 2026 dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:

07.00 WITA — Briefing kekuatan tim, kesiapan alut, pembagian tugas, dan petunjuk keselamatan kerja berdasarkan SOP Basarnas.

07.30 WITA — Pencarian menggunakan KN SAR Baladewa dengan radius 50 NM dari LKP dan track spacing 1 NM ke arah selatan dan barat.

15.30 WITA — Tim SAR Gabungan melaporkan hasil nihil, tanpa adanya tanda keberadaan korban.

15.45 WITA — Melalui musyawarah antara tim SAR, keluarga korban, dan pemerintah setempat, diputuskan operasi SAR dihentikan dan diganti dengan pemantauan. Operasi dapat dibuka kembali jika ditemukan petunjuk baru.

Data Korban

Jumlah POB: 5 orang

Selamat (3):

Saharudin (47)

Muh. Alwi (32)

Muksin (47)

Hilang (2):

Gus Wan (47)

Adam (20)

Unsur SAR Yang Terlibat

Tim Rescue KPP Palu

ABK KN SAR Baladewa

Lanal Palu

Polairud

Saka SAR

Nelayan setempat

Alut yang Digunakan

KN SAR Baladewa

Rescue Car

Persar Water

Peralatan Komunikasi

Palsar Medis

Palsar Evakuasi

Operasi resmi ditutup dengan ucapan terima kasih dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu kepada seluruh pihak yang terlibat. Pemantauan tetap dilakukan, dan operasi akan dibuka kembali jika ditemukan petunjuk baru terkait dua korban hilang.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم