Palu – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Sulawesi Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-VI di Sriti Convention Hall, Rabu (20/5/2026), dengan fokus pada penguatan UMKM jasa boga serta peningkatan kualitas dan higienitas pelayanan kuliner daerah.
Rakerda yang mengusung tema “Penguatan UMKM dan Jasa Boga dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah” tersebut diikuti pengurus dan anggota APJI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, dewan penasehat organisasi, hingga pelaku UMKM binaan.
Ketua DPD APJI Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin mengatakan, tema Rakerda tahun ini menjadi arah perjuangan organisasi untuk terus hadir sebagai wadah yang aktif, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta pelaku usaha kuliner.
Menurutnya, APJI terus memperkuat sinergi internal organisasi maupun kolaborasi eksternal bersama pemerintah, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis guna meningkatkan kapasitas pelaku jasa boga di daerah.
“APJI tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga ruang pembinaan bagi pelaku UMKM agar mampu berkembang, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan pasar yang terus berubah,” ujarnya.
Imelda menjelaskan, APJI Sulawesi Tengah juga aktif menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi pelaku jasa boga, termasuk pelatihan Chef de Partie yang menjadi salah satu syarat penting bagi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari 29 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut, sebanyak 23 peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikasi Chef de Partie.
“Sertifikasi ini sangat dibutuhkan bagi dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia, sehingga pelaku jasa boga daerah memiliki peluang besar untuk ikut terlibat dalam program nasional,” jelasnya.
Selain itu, APJI Sulawesi Tengah juga berencana menggelar berbagai kegiatan pembinaan UMKM seperti cooking demo, pelatihan pembuatan roti, donat, hingga kue tradisional yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Rakerda VI APJI Sulawesi Tengah turut dirangkaikan dengan pameran UMKM yang diikuti 25 pelaku usaha, termasuk lima UMKM disabilitas, serta talkshow terkait pengembangan UMKM dan industri jasa boga daerah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi langkah APJI dalam mendukung pengembangan UMKM kuliner dan peningkatan kualitas pelayanan jasa boga di Sulawesi Tengah.
Ia menekankan pentingnya menjaga higienitas, keamanan pangan, serta inovasi pelayanan agar industri jasa boga daerah mampu berkembang dan semakin dipercaya masyarakat.



إرسال تعليق