Cegah Gangguan Kamtibmas, Polda Sulteng Tertibkan Penjualan Petasan di Palu

Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulawesi Tengah) melalui Satuan Tugas Operasi Pekat I Tinombala 2026 menggelar razia terhadap pedagang petasan dan mercon di wilayah Palu, Jumat (27/02/2026) malam. Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Razia dilakukan di sejumlah titik yang terindikasi menjual petasan dan mercon berdaya ledak tinggi. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan terhadap barang dagangan sekaligus memberikan edukasi kepada para pedagang agar tidak menjual petasan berbahaya yang dapat mengganggu masyarakat, khususnya saat menjalankan ibadah puasa.

Petugas menegaskan bahwa penggunaan petasan secara berlebihan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, memicu kebakaran, hingga menyebabkan korban luka akibat ledakan. Karena itu, pendekatan persuasif dan humanis dikedepankan agar para pedagang memahami aturan serta potensi bahaya dari penjualan petasan ilegal.

Kasatgas Tindak Ops Pekat I Tinombala 2026, Kompol Velly, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah gangguan Kamtibmas selama Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pedagang dapat bekerja sama dengan tidak menjual petasan atau mercon yang membahayakan. Mari bersama-sama menjaga suasana Ramadhan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Ops Pekat I Tinombala 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian kewilayahan yang difokuskan untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti perjudian, peredaran minuman keras, premanisme, serta potensi gangguan lain yang dapat meresahkan warga.

Dengan adanya razia dan imbauan ini, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah tetap terjaga sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah Ramadhan dengan tenang dan penuh kekhusyukan.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم