(Pohuwato) — Sejumlah pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Marisa melakukan kegiatan normalisasi sebagai upaya membantu mengurangi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pembersihan dan perapian saluran air, serta penimbunan pekarangan rumah warga yang terdampak banjir yang sudah dilaksanakan beberapa hari kemarin. Kamis, (12/02/2026).
Selain kegiatan normalisasi, para pelaku PETI juga menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan bahan bangunan untuk beberapa masjid di Desa Teratai. Bantuan yang diberikan berupa semen, pasir, tehel, Untuk Masjid yang ada di Desa Palopo di lakukan Penimbunan halaman Masjid yang sering tergenang air, guna mendukung pembangunan dan perbaikan masjid menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Kegiatan tersebut dimotori langsung oleh Sungkono Kaluku, yang akrab disapa Ka Cambang, salah satu warga Desa Teratai. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah.
“Kami berharap kegiatan normalisasi ini dapat membantu mengurangi dampak banjir yang selama ini dirasakan masyarakat. Selain itu, melalui bantuan bahan bangunan untuk masjid, kami ingin turut berkontribusi dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” ujar Ka Cambang.
Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap upaya yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (AH)

إرسال تعليق