Kadis Pendidikan Kota Palu: Penghafal Al-Qur’an Harus Jadi Teladan di Masyarakat

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd, menghadiri kegiatan Wisuda Tahfidz Siswa Kelas XII Angkatan VII Luverzya MAN Insan Cendekia Kota Palu Tahun 2026, Selasa (10/3/2026) pukul 15.30 WITA, di aula madrasah setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Hardi membacakan sambutan tertulis Wali Kota Palu yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar MAN Insan Cendekia Kota Palu atas komitmen dan dedikasinya dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keimanan dan akhlak melalui pendidikan Al-Qur’an.

Menurut Hardi, kegiatan wisuda tahfidz yang dilaksanakan tidak sekadar menjadi seremoni semata, melainkan merupakan tonggak penting dalam perjalanan spiritual dan intelektual para siswa.

“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah sebuah kemuliaan sekaligus amanah besar. Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat membacakan sambutan wali kota.

Ia juga berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar menjadikan capaian tersebut sebagai awal dari perjalanan panjang dalam menjaga hafalan, memperdalam pemahaman, serta menebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Keberhasilan para siswa dalam menghafal Al-Qur’an, lanjut Hardi, tentu tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, serta bimbingan para guru, serta doa yang tiada henti dari para orang tua.

Karena itu, para wisudawan diharapkan mampu menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, daerah, dan umat.

“Jadilah pemimpin masa depan yang berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an sehingga mampu membawa perubahan yang baik bagi masyarakat,” pesannya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palu sangat mendukung upaya penguatan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurutnya, generasi yang dekat dengan Al-Qur’an diyakini akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, serta kepedulian sosial yang besar.

Untuk itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat dinilai perlu terus diperkuat demi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual.

Mengakhiri sambutannya, wali kota melalui Kadis Hardi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Tahfidz Angkatan VII Luverzya MAN Insan Cendekia Kota Palu.

“Semoga hafalan Al-Qur’an yang telah diraih dapat terus dijaga dan menjadi cahaya dalam kehidupan kalian, serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tutupnya.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama