BKKBN Sulteng Perkuat Sinergi dengan Pemkot Palu untuk Pembangunan Keluarga dan SDM

Palu – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, Nuryamin, saat melakukan kunjungan silaturahmi bersama jajaran BKKBN ke rumah jabatan Wali Kota Palu, Senin (18/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Nuryamin sebagai pimpinan baru BKKBN Sulawesi Tengah untuk mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Palu.

Dalam pertemuan itu, Nuryamin memaparkan sejumlah program prioritas BKKBN yang berfokus pada pembangunan keluarga sebagai pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas.

“Program pembangunan keluarga ini tidak lepas daripada upaya kita untuk peningkatan SDM keluarga,” ujar Nuryamin.

Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk kualitas masyarakat. Karena itu, perhatian dan pendampingan terhadap keluarga harus dilakukan secara optimal agar mampu mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di kemudian hari.

“Semua bermuara dari keluarga. Kalau keluarga-keluarga yang ada di Kota Palu ini tidak terayomi secara baik tentu akan menimbulkan masalah sosial di kemudian hari termasuk peningkatan SDM-nya,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa sebagai lembaga vertikal yang hadir di daerah, BKKBN memiliki komitmen untuk mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya lakukan ini dalam rangka memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah. Kami sebagai lembaga vertikal yang dititipkan di pemerintah daerah tentu ingin membantu penguatan program-program pembangunan,” katanya.

Selain memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, BKKBN Sulawesi Tengah juga berencana menghadirkan berbagai inovasi sosial melalui pelibatan komunitas dan paguyuban yang berkembang di Sulawesi Tengah.

Nuryamin menilai berbagai paguyuban seperti Bugis, Minang, Jawa hingga organisasi alumni memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.

“Saya ingin menciptakan inovasi bukan hanya dari tingkat pemerintah, tetapi juga dari komunitas. Paguyuban-paguyuban yang hidup dan berkembang di daerah ini juga punya tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi,” pungkasnya.

Melalui pertemuan tersebut, BKKBN Sulawesi Tengah berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Palu semakin kuat guna mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas SDM masyarakat di Kota Palu.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama