PALU – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Malam Puncak Adujak GenRe Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu, Sabtu (25/7/2026).
Mengusung tema "Miracle Fifteen: The Spirit of Arunika", yang Ke 15 dalam ajang tersebut mempertemukan 34 Finalis terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah untuk memperebutkan gelar Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, S.TP., M.M., mengatakan, Duta GenRe memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi remaja tentang kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta pencegahan stunting.
Ia berharap duta yang terpilih tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah pada ajang GenRe tingkat nasional.
Menurut Nuryamin, saat ini terdapat sekitar 665 Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Keberadaan PIK Remaja dinilai sangat strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan kependudukan, khususnya percepatan penurunan angka stunting.
"Ke depan kami berharap PIK Remaja semakin aktif mengedukasi teman sebaya dan mendukung berbagai program pembangunan kependudukan serta keluarga berencana," ujarnya.
Malam puncak tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa generasi muda yang sehat merupakan modal utama pembangunan daerah dan bangsa. Karena itu, para finalis diharapkan menjadi pelopor dalam menyampaikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta penerapan pola hidup sehat.
Ia juga mengajak generasi muda untuk bersama-sama mewujudkan Sulawesi Tengah yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, pernikahan anak, dan perilaku seksual berisiko, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk kegiatan yang produktif.

Posting Komentar