Palu – Dampak abu vulkanik Krakatau mengganggu sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (6/9/2026).
Sedikitnya empat penerbangan terdampak dan mengalami pembatalan (cancel flight) akibat adanya Notice to Airmen (NOTAM) dari AirNav Indonesia terkait kondisi abu vulkanik yang berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta.
Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Prasetiyohadi, mengatakan NOTAM tersebut berlaku sementara hingga pukul 14.30 WITA atau 13.30 WIB.
“NOTAM dari AirNav Indonesia untuk bandara rute dari/menuju CGK sementara sampai dengan pukul 14.30 WITA atau 13.30 WIB,” kata Prasetiyohadi saat dikonfirmasi, Minggu.
Menurutnya, apabila kondisi abu vulkanik masih memberikan dampak terhadap keselamatan penerbangan, masa berlaku NOTAM tersebut dapat diperpanjang.
“Kita tunggu release pukul 13.30 WIB kondisinya,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, terdapat empat penerbangan yang terdampak Krakatau Volcanic Ash dan mengalami pembatalan, yakni:
Batik Air BTK6560, rute Jakarta (WIII)–Palu (WAFF).
Garuda Indonesia GIA622, rute Jakarta (WIII)–Palu (WAFF).
Super Air Jet SJV254, rute Jakarta (WIII)–Palu (WAFF).
Rimbun Air OEY300, rute Jakarta (WIII)–Palu (WAFF).
Prasetiyohadi menegaskan, untuk sementara gangguan tersebut belum berdampak terhadap penerbangan dari Palu menuju sejumlah daerah lainnya.
“Untuk sementara rute penerbangan dari Palu menuju Surabaya, Makassar, Morowali dan Luwuk belum ada dampak,” jelasnya.
Pihak Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu saat ini masih menunggu perkembangan kondisi abu vulkanik serta keputusan AirNav Indonesia setelah berakhirnya masa berlaku NOTAM pada pukul 13.30 WIB atau 14.30 WITA.
“Kami masih menunggu berakhirnya NOTAM pukul 13.30 WIB, apakah akan diperpanjang atau sudah dicabut,” kata Prasetiyohadi.
Dengan kondisi tersebut, penerbangan dari Palu menuju Jakarta masih menunggu perkembangan NOTAM selanjutnya. Penumpang yang memiliki penerbangan terdampak diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai maupun pihak Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufrie Palu.

إرسال تعليق