Arifin Lakane Dorong Kepala Sekolah Berinovasi Majukan Pendidikan Morowali

Morowali — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Lakane, S.Pd., M.Pd, menegaskan pentingnya peran strategis kepala sekolah dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah. Menurutnya, kepala sekolah merupakan garda terdepan yang berperan langsung membantu Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Morowali.

Hal tersebut disampaikan Arifin Lakane saat membuka kegiatan pelatihan tata cara pengisian rencana hasil kerja dan pengajuan penetapan angka kredit integrasi/konversi pada aplikasi E-Kinerja bagi kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Morowali, yang digelar di Hotel Soldadu, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (22/1/2026).

Arifin menekankan bahwa kepala sekolah harus memiliki banyak inovasi dan tidak hanya berfokus pada tugas-tugas administratif. Menurutnya, keberhasilan program pendidikan sangat ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan, menghadirkan terobosan, serta menciptakan ide-ide kreatif guna meningkatkan mutu pembelajaran dan tata kelola sekolah.

“Kepala sekolah tidak cukup hanya menjalankan administrasi, tetapi juga dituntut mampu berinovasi demi peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arifin juga menyampaikan sejumlah program yang selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Morowali. Salah satu program prioritas adalah peningkatan kesejahteraan guru. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun ini tunjangan guru mengalami kenaikan, meskipun nilainya masih relatif terbatas.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada guru taman kanak-kanak (TK). Arifin menjelaskan bahwa gaji guru TK mengalami kenaikan signifikan, dari sebelumnya sebesar Rp1 juta per bulan menjadi Rp2,3 juta per bulan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta kinerja para guru dalam mendidik anak usia dini.

Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan rencana pembangunan sekolah percontohan pada tahun 2026 yang akan dilaksanakan di seluruh kecamatan, baik untuk jenjang SD maupun SMP. Ia menegaskan bahwa sekolah percontohan tersebut tidak hanya dinilai dari kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga dari kualitas kepemimpinan kepala sekolahnya.

“Sekolah percontohan harus mampu menjadi teladan dan mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh di Kabupaten Morowali,” pungkasnya.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama