Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong menargetkan seluruh sekolah di wilayah tersebut dapat merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi peserta didik melalui penyediaan pangan sehat yang lebih terkelola, terukur, dan merata.
Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di Parigi Moutong saat ini berjalan melalui dua skema, yakni SPPG mandiri vendor melalui yayasan dan SPPG MBG yang dibangun pemerintah melalui kerja sama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian PUPR dengan Pemerintah Daerah.
Lima SPPG MBG Sedang Dibangun, Dua Masuk Tahap Finishing
Untuk pembangunan unit MBG yang bekerja sama dengan pemerintah daerah, tercatat ada lima lokasi yang sedang dan akan dibangun. Dua di antaranya telah memasuki tahap finishing, yaitu:
SPPG MBG di SD Inpres 6 Sausu
SPPG MBG di SMP Negeri 1 Ampibabo
Kedua lokasi tersebut dibangun oleh Kementerian PUPR.
Di wilayah yang sama, BGN juga tengah membangun SPPG MBG di:
SMP Negeri 1 Ampibabo
SD Inpres 6 Sausu
SMP Negeri 1 Moutong
Sementara itu, satu lokasi lainnya masih berada pada tahap persiapan pembangunan, yaitu SPPG MBG di Kecamatan Bolano Lambunu.
Pembangunan di beberapa titik ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pemerataan layanan MBG di seluruh kecamatan di Parigi Moutong.
Diharapkan Mampu Mengakomodasi Seluruh Siswa
Pemerintah daerah optimistis bahwa keberadaan program MBG—baik yang dikelola melalui yayasan maupun melalui kerja sama pemerintah—akan mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh siswa di Kabupaten Parigi Moutong.
Dengan semakin banyaknya dapur MBG yang beroperasi, penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik dapat dilakukan secara lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.
“Semoga dengan bertambahnya unit MBG, seluruh siswa-siswi di Kabupaten Parigi Moutong dapat menikmati program ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik,” ujar pihak Dinas Pendidikan.


إرسال تعليق