Palu _ Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sulawesi Tengah mulai memanaskan mesin politik menjelang konsolidasi besar struktur partai. Melalui rapat strategis, DPW membahas agenda pembentukan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Sulawesi Tengah untuk masa bakti 2026–2031.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris DPW, Muhammad Safri, yang menegaskan bahwa agenda pembentukan DPC bukan hanya proses administrasi rutin lima tahunan, tetapi momentum konsolidasi total untuk memperkuat basis politik partai hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Pembentukan DPC ini harus menjadi pintu masuk konsolidasi total. Kita ingin kepengurusan yang benar-benar representatif, memiliki kapasitas kepemimpinan, dan kuat secara basis kader,” ujar Safri dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
DPW Bentuk Tim Penataan Struktur DPC
Dalam rapat tersebut, DPW menetapkan Tim Penataan Struktur DPC PKB se-Sulawesi Tengah yang bertugas memetakan kader potensial sebagai calon Ketua DPC di seluruh daerah. Tim ini juga diberi mandat menyusun komposisi kepemimpinan yang solid secara internal dan memiliki daya saing elektoral.
Tim tersebut terdiri dari:
Ketua: Nahruddin
Anggota:
Rahmawati M. Nur
Haris Julianto
Kaharuddin
Irwan Mudin
Tim ini dalam waktu dekat akan bergerak ke seluruh kabupaten/kota untuk melakukan pemetaan kader secara menyeluruh.
Minimal Tiga Nama dari Setiap Daerah
Safri menjelaskan bahwa pemetaan kader dilakukan berdasarkan indikator objektif, seperti rekam jejak pengabdian, loyalitas ideologis, kapasitas manajerial, hingga prestasi kepemimpinan baik di struktur partai maupun ruang publik.
Ia menegaskan, hasil pemetaan harus menghasilkan minimal tiga nama calon sementara Ketua DPC di setiap daerah.
“Ini penting untuk memastikan ruang seleksi yang sehat dan objektif,” tegasnya.
Nama-nama calon tersebut nantinya dikonsultasikan DPW kepada Tim Koordinator Dewan Pengurus Pusat PKB. Melalui mekanisme organisasi, DPP memiliki kewenangan untuk menambah atau mengurangi daftar calon yang diajukan DPW.
Struktur Berjenjang dan Terkoordinasi
Safri menekankan bahwa proses penataan struktur ini menunjukkan disiplin organisasi yang berjalan secara berjenjang.
“DPW melakukan pemetaan faktual di lapangan. Namun keputusan akhir berada di DPP sebagai pemegang mandat tertinggi. Ini bagian dari disiplin struktural partai,” ujarnya.
Upaya Menguatkan Fondasi Politik Menuju Kontestasi Mendatang
Langkah ini dinilai menjadi strategi awal PKB Sulteng dalam memperkuat fondasi politik menyongsong kontestasi mendatang. Dengan penataan struktur yang sistematis dan berbasis rekam jejak, DPW optimistis PKB dapat tampil lebih solid dan progresif pada periode kepengurusan 2026–2031.

إرسال تعليق