BMKG Dorong Keselamatan Penerbangan Lewat Sekolah Lapang Meteorologi di Palu

Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mutiara SIS Al-Jufri Palu menggelar kegiatan Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan di Grand Sya Hotel, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang meteorologi penerbangan, khususnya dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan serta mitigasi risiko cuaca di wilayah Sulawesi Tengah.

Mengusung tema “Peningkatan Pemahaman Informasi Meteorologi untuk Mewujudkan Keselamatan Penerbangan yang Kolaboratif”, kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai instansi terkait. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya informasi cuaca dalam operasional penerbangan.

Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG, Achadi Subarkah, menyampaikan bahwa sektor penerbangan merupakan salah satu moda transportasi yang paling aman dan cepat, terutama bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menurutnya, keselamatan penerbangan sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk dalam pemanfaatan informasi meteorologi.

“Informasi cuaca menjadi salah satu unsur penting yang harus dipahami oleh seluruh stakeholder, mulai dari proses pengamatan, analisis, prakiraan, hingga penyampaian peringatan dini,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui kegiatan ini BMKG berupaya menyinkronkan layanan informasi meteorologi dengan kebutuhan para pemangku kepentingan agar dapat meningkatkan keselamatan penerbangan secara menyeluruh.

Selain itu, BMKG juga akan terus melakukan pendampingan kepada para peserta melalui berbagai platform, termasuk sistem informasi meteorologi penerbangan seperti Inasiam, serta grup komunikasi untuk memperbarui informasi dan regulasi terbaru.

“Peserta akan terus didampingi agar mampu mengikuti perkembangan dan menerapkan informasi meteorologi secara tepat dalam operasional penerbangan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dalam memanfaatkan informasi meteorologi secara optimal demi mewujudkan keselamatan penerbangan yang lebih baik di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama