Akris Fattah Yunus Sebut Sulteng Dapat 5.977 Unit Bantuan Bedah Rumah Tahun 2026

Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menegaskan pentingnya data yang valid, digitalisasi, dan inovasi dalam mempercepat program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Kolaborasi Integrasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Sertifikat Tanah Gratis bagi MBR Penerima BSPS Tahun 2026 di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin (20/7/2026).

Menurut Wagub, data yang lengkap dan tepat sasaran menjadi kunci keberhasilan program perumahan, sekaligus mendukung transparansi dan akuntabilitas melalui digitalisasi. Ia juga mengapresiasi aplikasi e-Berani Tampak yang dikembangkan Dinas Perkimtan Sulteng untuk mempermudah pendataan dan penyaluran bantuan.

Wagub mendorong agar setiap rumah penerima bantuan dilengkapi titik koordinat guna memudahkan pemantauan dan pengambilan kebijakan. Ia menegaskan program bedah rumah merupakan salah satu strategi penting dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Sulteng, Dr. Akris Fattah Yunus, menyebut Sulawesi Tengah memperoleh alokasi sekitar 5.977 unit BSPS pada 2026. Program tersebut didukung berbagai sistem informasi untuk memperkuat integrasi data dan memastikan bantuan rumah tepat sasaran.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم